5 Protokol Kesehatan Saat Berlibur Yang Perlu Diperhatikan – Moladin

2 min read


Ada sejumlah hal yang perlu diperhatikan ketika kalian memutuskan untuk berlibur di masa pandemi Covid-19. Mengingat kalian harus tetap mematuhi protokol kesehatan saat berlibur.

Setidaknya ada sejumlah protokol kesehatan saat berlibur yang perlu kalian patuhi. Seperti diketahui libur panjang dan cuti bersama Maulid Nabi Muhammad SAW bakal berlangsung pada 28 Oktober hingga 1 November 2020 mendatang.

Kemungkinan libur panjang tersebut bakal dimanfaatkan banyak masyarakat untuk melakukan perjalanan dengan kendaraan pribadi. Mulai dari pulang ke kampung halaman, atau hanya sekadar berlibur bersama keluarga.

Berangkat dari hal itu, Pemerintah pun mengimbau masyarakat, bahwa pandemi virus korona masih menghantui sekitar. Terlebih, setelah pengalaman dua kali libur panjang selalu disertai peningkatan kasus penyebaran virus korona.

Oleh karena itu, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 pun memberikan sejumlah tips untuk memastikan penyebaran virus korona tidak semakin meluas. Tanpa berpanjang lebar, berikut ini Moladin akan memberikan trik mematuhi protokol kesehatan saat berlibur.

1. Hindari Percikan Air Liur Ketika Berbicara, Jadi Salah Satu Protokol Kesehatan Saat Berlibur

Hindari droplet ketika berbincang, jadi bagian protokol kesehataan saat berlibur

Bicara mengenai protokol kesehatan saat berlibur, yang perlu kalian perhatikan adalah menghindari percikan air liur ketika berbicara. Pasalnya penularan virus korona terjadi karena droplet, dari percikan air liur mungkin saat berbincang.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan masyarakat ialah tetap patuh untuk selalu menggunakan masker dan jaga jarak serta menghindari kerumunan agar tidak terpapar virus korona.

Patut untuk selalu diingat, bahwa masker berbahan kain hanya melindungi 70 persen. Sementara masker bedah hanya 80-90 persen. Masker yang diklaim paling aman untuk digunakan adalah jenis N95.

“Kuncinya adalah menghindari penularan melalui droplet. Makanya harus memakai masker yang melindungi hidung dan mulut. Menjaga jarak agar saat berbicara sedikit droplet keluar,” ujar Dr. dr. Tri Yunis Miko Wahyono, MSc, Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia.

Lebih jauh Ia pun menambahkan, “Tetap saling menjaga jarak sehingga tidak terkena. Dan yang juga penting untuk mencuci tangan pakai sabun.”

2. Jangan Berkerumun Dengan Banyak Orang

Jauhi kerumunan, agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat berlibur
Jauhi kerumunan, agar tetap mematuhi protokol kesehatan saat berlibur

Protokol kesehatan saat berlibur lainnya yang perlu kalian perhatikan adalah hindari kerumuman yang menyebabkan tak ada jarak. Untuk itu, kalian perlu cermat untuk memilih destinasi tempat wisata yang kalian sambangi.

Sebaiknya pilih lokasi wisata yang tidak terlalu padat, karena menghindari potensi penyebaran virus korona.

3. Pilih Lokasi Berlibur di Zona Hijau

Pilih destinasi wisata zona hijau
Pilih destinasi wisata zona hijau

Faktor yang tak kalah penting dalam memenuhi protokol kesehatan saat berlibur. Kalian perlu memilih lokasi berlibur yang sudah berstatus zona hijau, yang tentunya relatif lebih aman.

Untuk itu, kalian perlu untuk melakukan pengecekan status zonasi lokasi wisata yang bakal dituju sebaiknya diketahui lebih awal. Apakah statusnya zona hijau, kuning, oranye, atau merah.

Guna mengetahui informasi tersebut, kalian bisa mengunjungi laman resmi Covid-19 atau menanyakan langsung ke kantor pemerintahan setempat.

4. Pilihlah Lokasi Wisata yang Terbuka

Memilih wisata di alam terbuka
Memilih wisata di alam terbuka

Nah, yang tak kalah penting dalam mendukung protokol kesehatan saat berlibur. Kamu perlu memiliki tempat wisata di alam terbuka, seperti pantai atau wisata pegunungan (outdoor).

Kalian juga sebaiknya menghindari ruangan tertutup yang tidak masuk cahaya matahari ataupun udara.

5. Pastikan Badan dalam Kondisi Prima

Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW
Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW

Sebelum memutuskan untuk melakukan perjalanan, kalian perlu memastikan kondisi tubuh fit atau sehat sebelum memutuskan berangkat untuk berlibur. Tentunya hal ini menjadi bagian dari protokol kesehatan saat berlibur.

Apabila kondisi fisik dirasa bermasalah, sebaiknya tunda perjalanan dan lebih baik mencari hiburan tak jauh dari rumah dengan jarak terjangkau. Jangan pernah untuk memaksakan diri, Sob!

Semoga informasi ini dapat bermanfaat untuk kalian yang ingin melakukan perjalanan untuk berlibur.

Baca juga:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *