Royal Alloy GP 125 Dan GP 180 Meluncur, Lebih Murah

2 min read


Royal Alloy meluncurkan produk skuter matiknya di Malaysia yakni Royal Alloy GP 125 dan GP 180. Keduanya menggunakan kapasitas mesin yang lebih kecil dibanding GP 200 yang dipasarkan di Indonesia.

Sesuai namanya, GP 125 pakai kubikasi 125 cc. Lalu untuk GP 180 cuma 169 cc. Sementara GP 200 di Tanah Air, pakai mesin 181 cc.

Kemudian untuk tampilan, Royal Alloy GP 125 dan GP 180 tidak terlalu beda dibanding GP 200. Masih mengandalkan gaya skuter retro yang mirip dengan Lambretta.

Ciri khasnya pakai jok terpisah antara pembonceng dan pengendara. Kemudian sepatbor depan dibuat menyatu dengan tameng, sehingga ketika ban berbelok, komponen itu tidak ikut miring.

Ingin tahu spesifikasi dari Royal Alloy 125 dan GP 180? Simak bahasan di bawah ini:

Spesifikasi Royal Alloy GP 125

Skuter Royal Alloy 125 dibekali dengan mesin 4 tak bersilinder tunggal dengan kapasitas mesin 125 cc. Mesin ini dibantu dengan sistem pendinginan udara, guna membantu kondisi mesin tidak mengalami panas yang berlebihan.

Mesin itu, mampu menghasilkan tenaga yang mencapai hingga 9,65 tenaga kuda pada putaran 7.500 rpm dan torsi maksimum yang dihasilkan adalah 9,2 Newton Meter pada putaran 7.000 rpm.

Tenaga mesin itu disalurkan ke roda belakang melalui V- Belt dan transmisi CVT.

Menyoal sektor pengereman, skuter bergaya retro ini dibekali dengan pengereman single hidrolik pada roda bagian depan dan juga roda belakang. Sistem pengeremannya sendiri sudah menganut model Combination Brake System (CBS) yang dapat membantu proses pengereman yang nyaman ketika motor dikendarai.

GP 125 dibekali dengan suspensi leading-link preload-adjustable fork untuk bagian depan dan monoshock di bagian belakang. Untuk ukuran roda depan maupun belakang, skuter ini menggunakan roda dengan diameter 12 inci.

Dengan bobot total 130 kilogram skuter retro ini dibekali juga dengan tangki bahan bakar yang cukup besar, tangki bahan bakarnya mampu menampung hingga 10,5 liter bahan bakar.

Diklaim oleh Royal Alloy, skuter ini dapat melaju sejauh 280 kilometer untuk sekali pengisian bahan bakar full tank.

Pada sektor panel instrumen, skuter matik ini punya panel instrumen model digital. Meski terlihat sangat klasik, tapi terlihat sangat modern.

GP 125 hadir dalam tiga pilihan warna yakni, Ocean Blue, Flame Red dan Ivory White.

Pada pasar otomotif Malasysia, GP 125 ini dijual dengan banderol harga 12.497 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 43,9 jutaan.

Royal Alloy GP 180 Lebih Bertenaga

Royal Alloy GP 125 dan GP 180

Secara tampilan, Royal Alloy GP 125 dan GP 180 sama persis. Bedanya cumapada kapasitas mesin yang diusungnya.

GP 180 dibekali dengan mesin 4 tak bersilinder tunggal dengan kubikasi mesin 169 cc berpendingin udara. Mesin itu mampu menghasilkan tenaga mencapai 10 tenaga kuda pada putaran 7.250 rpm dan torsi maksimum yang dihasilkan 10,6 Newton Meter pada putaran 5.250 rpm.

Berbeda dengan GP 125, pengereman pada GP 180 sudah dibekali dengan pengereman model Anti Lock Braking System (ABS) untuk roda bagian depan.

GP 180 hadir dalam tiga pilihan warna yakni, Sherwood Green Matte, Mint Green and Matt Bronze. Skuter ini dijual dengan banderol harga 15.525 Ringgit Malaysia atau sekitar Rp 54,5 jutaan.

Untuk pasar otomotif Indonesia, belum ada informasi apakah Royal Alloy GP 125 dan GP 180 ini bakal juga turut diluncurkan. Satu yang jelas dengan kapasitas mesin lebih kecil, tentu harganya bakal lebih murah kalau dipasarkan di Tanah Air.

Sebagai informasi, Royal Alloy di Indonesia dibawa oleh Utomo Corporation melalui salah satu anak perusahaannya yakni, PT Motolife. Perusahaan itu, memasukkan Royal Alloy secara Completely Built Up (CBU) ke Indonesia dari Thailand.

Skuter Royal Alloy pertama yang dihadirkan ke Indonesia pada tahun 2020, dengan produk GP 200. Harganya tembus Rp 95 juta (OTR Jakarta).

Tentu kemunculan Royal Alloy GP 125 dan GP 180 di Malaysia menjadi angin segar, terlebih jika nantinya juga bakal dijual di Tanah Air. Pasalnya para penggemar skuter retro jadi lebih bisa meminangnya, karena punya banderol yang lebih terjangkau.

Buat kamu yang mau tahu informasi terbaru dan terlengkap seputar dunia otomotif, pantau terus Moladin!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *