Kolaborasi Honda Dan Yamaha Untuk Motor Listrik – Moladin

1 min read


Dua pabrikan asal Jepang yang kerap berkompetisi, kini bersatu. Kolaborasi Honda dan Yamaha ini bertujuan untuk memasyarakatkan penggunaan motor listrik di Eropa.

Bahkan bukan cuma dua merek Negeri Sakura yang bergabung di sini, ada pula KTM dan Piaggio. Mereka kerja bareng terkait konsorsium penukaran baterai untuk motor listrik dan kendaraan elektrik ringan.

“Untuk motor listrik, masalah seputar jarak tempuh dan waktu isi ulang baterai perlu ditangani, dan penukaran baterai adalah solusi yang menjanjikan,” kata Managing Officer Motorcycle Operation Honda Motor Co., Noriaki Abe dalam rilis resmi pada Maret 2021.

Abe menambahkan bahwa kolaborasi Honda dan Yamaha, serta beberapa merek motor Eropa ditujukan untuk kenyamanan konsumen. Hal tersebut sesuai pula dengan Paris Climate Agreement di Eropa.

Keunggulan lain dari penukaran baterai, mempermudah proses daur ulang. Pasalnya pabrikan bakal lebih mudah memperoleh baterai-baterai bekas motor listrik. Jadi diharapkan limbah baterai kendaraan elektrik bisa ditangani dengan baik.

Sebagai langkah awal, konsorsium empat pabrikan motor ini akan membuat standar spesifikasi untuk batarai. Dengan demikian, setiap baterai yang ditukar bisa digunakan oleh motor dari berbagai model dan merek.

“Konsorsium akan aktif pada Mei 2021. Keempat anggota akan mendorong semua pemangku kepentingan yang tertarik untuk bergabung dalam kerja sama untuk memperkaya keahlian konsorsium,” seperti dikutip dari rilis resmi Honda.

Produk Motor Kolaborasi Honda dan Yamaha

Di Jepang, kedua pabrikan ini juga telah menjalin kerja bareng terkait produk elektrifikasi

Ternyata kolaborasi Honda dan Yamaha bukan cuma kali ini terjadi. Mereka pernah membuat kerja bareng pada 2016 terkait isu lingkungan di Jepang pada 2016.

Pertama adalah Honda siap memberi mesin 50 cc dari basis Honda TACT dan Giorno ke Yamaha. Efeknya pabrikan garputala kini memiliki skutik mungkil bernama JOG dan Vino yang menggunakan mesin Honda. Kemudian mereka juga berbagi platform di skutik 50 cc lain yaitu Honda Benly dan Yamaha Gear.

Terakhir yang jadi bagian dari kolaborasi mereka adalah membuat solusi terkait berbagai persoalan motor listrik supaya lebih populer di Jepang. Salah satunya dengan program tukar baterai untuk skuter elektrik, serta peminjaman motor listrik Yamaha E-Vino di Kota Saitama, Jepang.

Di Indonesia sendiri, kolaborasi Honda dan Yamaha belum terlihat nyata untuk produk kendaraan elektrik. Sejauh ini cuma Honda yang sudah memasarkan motor bertenaga baterai lewat PCX Electric. Itu pun belum dijual bebas, hanya untuk korporasi.

Pabrikan berlogo sayap juga punya Honda PCX Hybrid atau e:HEV yang dijual bebas. Motor ini berbasis PCX 160, namun memiliki tamabahan teknologi baterai yang mampu menunjang akselerasi jadi semakin mantap. Di sisi lain, konsumsi BBM motor juga semakin irit.

Sementara Yamaha sampai sekarang belum memiliki produk motor listrik sama sekali untuk pasar otomotif Tanah Air. Pabrikan garpu tala masih mengandalkan motor berbahan bakar bensin murni.

Jika kamu mau tahu informasi terbaru dan terlengkap seputar dunia otomotif, pantau terus Moladin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *